<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421</id><updated>2011-04-21T11:30:05.246-07:00</updated><title type='text'>Muhammad is Izrail</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-173038991021838731</id><published>2009-04-26T05:15:00.000-07:00</published><updated>2009-04-26T05:16:12.847-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;table id="Table_01" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="484" height="152"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;span class="txt"&gt;&lt;/span&gt;&lt;td bgcolor="#ffffff"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;     &lt;td colspan="3" rowspan="2" align="left" bgcolor="#ffffff" valign="top"&gt;&lt;span class="txt"&gt;    &lt;div class="n_jdl"&gt;BODY PIERCING? ....Nggak deh Cing!&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="n_post"&gt;Sejak : 27 Februari 2008&lt;br /&gt;post by admin&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Body Piercing (tindik tubuh) sebenarnya sudah dikenal sejak 10 abad silam hampir di seluruh belahan dunia. Catatan sejarah menunjukkan, suku-suku primitif melakukan tindik sebagai bagian ritual adat dan penunjuk identitas derajat sosial. Tindik dianggap sebagai salah satu cara manusia menghiasi tubuh dan penampilannya. Masing-masing negara menggunakan tradisi tua ini sesuai kebudayaan yang dianut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suku Indian melakukan &lt;miring&gt; body piercing &lt;/miring&gt; dengan cara mengantungkan dada dengan kait besi di bagian dada. Ritual yang disebut OKIPA ini diperuntukan bagi lelaki yang akan diangkat menjadi tentara atau panglima perang. Sementara sebuah suku di India melakukan ritual menusuki tubuh dengan jarum yang panjangnya bisa mencapai sekitar satu meter untuk menghormati dewa. Ritual bernama Kavandi ini biasanya digelar setiap Februari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar lima ribu tahun lampau, di Mesir, tindik di pusar menjadi ritual, tentara Romawi menindik putingnya untuk menunjukkan kejantanan, Suku Maya menindik lidah sebagai ritual spiritual, dan anggota Kerajaan Victoria dahulu memilih menindik puting dan alat genitalnya.&lt;br /&gt;Di Indonesia, tradisi tindik biasa dilakukan warga Suku Asmat di kabupaten Merauke dan Suku Dani di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Lelaki Asmat menusuki bagian hidung dengan batang kayu atau tulang belikat babi sebagai tanda telah memasuki tahap kedewasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suku Dayak di Kalimantan mengenal tradisi penandaaan tubuh melalui tindik di daun telinga sejak abad ke-17. Tak sembarangan orang bisa menindik diri, hanya pemimpin suku atau panglima perang yang mengenakan tindik dikuping. Sedangkan kaum wanita Dayak menggunakan anting-anting pemberat untuk memperbesar cuping daun telinga. Menurut kepercayaan mereka, semakin besar pelebaran lubang daun telinga, semakin cantik dan tinggi status sosialnya dimasyarakat. Model primitif inilah yang akhirnya banyak ditiru komunitas piercing didunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kini menindik tubuh bukan hal yang aneh lagi bagi manusia di belahan dunia manapun. Bahkan tindik yang dulu hanya didominasi kaum hawa, sekarang sudah bukan hal aneh lagi bagi pria. &lt;miring&gt;Naudzubillahi min dzalik&lt;/miring&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Dari Abdullah bin Abbas Radhiyallahu 'anhu, dia menceritakan.&lt;br /&gt;"Artinya : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat orang laki-laki yang bersikap seperti wanita dan wanita seperti laki-laki".&lt;br /&gt;Sedangkan dalam riwayat yang lain disebutkan.&lt;br /&gt;"Artinya : Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki". (Hadits Riwayat Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hadist di atas menunjukkan kepada kita larangan bagi laki-laki untuk menyerupai wanita, baik itu dengan cara melembutkan suara maupun dengan menirukan gerakan, pakaian, perhiasan, dan lain sebagainya dari karakter kewanitaan. Dan menunjukkan larangan bagi wanita untuk menyerupai laki-laki, baik itu dengan cara mengkasarkan suaranya maupun dengan cara meniru gerakan dan pakaian mereka. -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya itu saja tindik yang dulu hanya digunakan di telinga, sekarang sudah 'mengembara' ke bagian tubuh lain yang memiliki tulang rawan atau daging lunak, seperti hidung, bibir, alis mata, lidah, dagu, puting, pusar dan organ yang biasa tertutup rapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian orang tak menyadari bahaya tindik di 'tempat tak umum', yang penting mode dan gaul, namun tak memikirkan resiko kesehatan di baliknya. Terlebih lagi jika tindik dilakukan oleh mereka yang tak memiliki latar belakang medis, sehingga mereka tidak dapat memberikan pengobatan atau perawatan pasca tindik untuk mencegah terjadinya infeksi. Di sebuah sanggar tindik, bahkan alat yang digunakan sangat sederhana. Bolpoin, alat penggaris, dan alat penindik serta alkohol untuk mengeringkan luka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindik di telinga masih aman. Karena di tulang rawan, lukanya mudah dikontrol dan infeksinya bisa dilokalisir. Tapi di pusar dan lidah, sulit mengontrol luka dari gesekan bahan-bahan yang tak higenis. Tindik lidah yang lagi ngetrend saat ini sangatlah berbahaya dan besar resikonya, bahkan bisa menyebabkan penyakit jantung. Seperti kita ketahui, mulut manusia mengandung berjuta-juta bakteri, hingga lubang pada daerah tindikan di lidah akan membentuk sarang bakteri, dan disitulah kesempatan besar bakteri ikut mengalir bersama darah dan akhirnya menyebabkan infeksi-infeksi berat dapat terjadi, seperti Angina Ludwig dan Endokarditis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Angina Ludwig adalah infeksi akut yang disebabkan oleh kuman Streptokokus, yang menginfeksi lapisan dalam dasar mulut, yang ditandai dengan pembengkakan yang dapat menutup saluran nafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Endokarditis adalah infeksi pada endokardium (lapisan dalam jantung) atau peradangan yang serius di katup jantung, yang merupakan salah satu penyebab penyakit jantung, karena bakteri oral dapat masuk ke dalam aliran darah melalui luka di lidah dan membuka jalan menuju jantung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebut â€œgaulâ€ bukan menjadi kebutuhan utama agar bisa diterima di lingkungan, namun sebagai seorang muslim yang telah diberikan kejelasan batas mana yang hak dan mana yang batil tidak perlu bertasyabuh (ikut-ikutan) mengikuti gaya hidup orang-orang kafir.&lt;br /&gt;Selain itu jangan sampai mengorbankan kesehatan kita. Ngetren dan mengikuti mode tak harus membuat kita sakit bukan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai hadits Nabi&lt;br /&gt;&lt;tebal&gt;Tidak boleh membahayakan diri sendiri dan orang lain. &lt;/tebal&gt;(HR Ahmad dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga kita selalu dalam lindungan Allah SWT. Amin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-173038991021838731?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/173038991021838731/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/body-piercing.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/173038991021838731'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/173038991021838731'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/body-piercing.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-6243997794529540947</id><published>2009-04-22T05:48:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T05:48:29.914-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kekaisaran_Bizantium" title="Kekaisaran Bizantium" class="mw-redirect"&gt;Kekaisaran Bizantium&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Sampai tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1453" title="1453"&gt;1453&lt;/a&gt;, &lt;b&gt;Hagia Sophia&lt;/b&gt; ialah gereja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Katedral" title="Katedral"&gt;katedral&lt;/a&gt; (basilika) &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bizantium" title="Bizantium" class="mw-redirect"&gt;Bizantium&lt;/a&gt; yang dibangun oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Konstantius&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Konstantius (halaman belum tersedia)"&gt;Konstantius&lt;/a&gt;, putra &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konstantin_yang_Agung" title="Konstantin yang Agung" class="mw-redirect"&gt;Konstantin yang Agung&lt;/a&gt;. Gereja ini sering jatuh bangun dihantam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gempa" title="Gempa" class="mw-redirect"&gt;gempa&lt;/a&gt;, meski bangunannya dibuat berbentuk kubah. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/7_Mei" title="7 Mei"&gt;7 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/558" title="558"&gt;558&lt;/a&gt;, di masa Kaisar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Justinianus&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Justinianus (halaman belum tersedia)"&gt;Justinianus&lt;/a&gt;, kubah setelah timur runtuh terkena gempa. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/26_Oktober" title="26 Oktober"&gt;26 Oktober&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/986" title="986"&gt;986&lt;/a&gt;, pada masa pemerintahan Kaisar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Basil_II" title="Basil II"&gt;Basil II&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/958" title="958"&gt;958&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1025" title="1025"&gt;1025&lt;/a&gt;, kembali terkena gempa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya renovasi besar-besaran dilakukan agar tak terkena gempa di awal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abad_ke-14" title="Abad ke-14"&gt;abad ke-14&lt;/a&gt;. Keistimewaan bangunan ini terletak pada bentuk kubahnya yang besar dan tinggi. Ukuran tenghnya 30 m. Tinggi dan fundamennya 54 m. Interiornya dihiasi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mosaik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Mosaik (halaman belum tersedia)"&gt;mosaik&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fresko" title="Fresko"&gt;fresko&lt;/a&gt;, tiang-tiangnya terbuat dari pualam warna-warni, dan dindingnya dihiasi ukiran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Masa_Turki_Utsmani" id="Masa_Turki_Utsmani"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hagia_Sophia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=3" title="Sunting bagian: Masa Turki Utsmani"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Masa &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Turki_Utsmani" title="Turki Utsmani" class="mw-redirect"&gt;Turki Utsmani&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Saat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Konstantinopel" title="Konstantinopel"&gt;Konstantinopel&lt;/a&gt; ditaklukkan Sultan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mehmed_II" title="Mehmed II"&gt;Mehmed II&lt;/a&gt; pada hari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selasa" title="Selasa"&gt;Selasa&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/27_Mei" title="27 Mei"&gt;27 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1453" title="1453"&gt;1453&lt;/a&gt; dan memasuki &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kota" title="Kota"&gt;kota&lt;/a&gt; itu, Mehmed II turun dari kudanya dan ber&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sujud_syukur&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sujud syukur (halaman belum tersedia)"&gt;sujud syukur&lt;/a&gt; kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Allah" title="Allah"&gt;Allah&lt;/a&gt;, lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan mengubahnya menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Masjid" title="Masjid"&gt;masjid&lt;/a&gt; yang dikenal dengan &lt;b&gt;Aya Sofia&lt;/b&gt;. Jumatnya langsung diubah menjadi masjid untuk sholat Jumat.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 227px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Hagia-Sofia-Int-01s.jpg" class="image" title="Di dalam Hagia Sofia, Istanbul, Turki, Juni 1994"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/a/ac/Hagia-Sofia-Int-01s.jpg/225px-Hagia-Sofia-Int-01s.jpg" class="thumbimage" border="0" width="225" height="347" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Hagia-Sofia-Int-01s.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Di dalam Hagia Sofia, Istanbul, Turki, Juni 1994&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Berbagai modifikasi terhadap bangunan segera dilakukan agar sesuai dengan corak dan gaya bangunan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesjid" title="Mesjid" class="mw-redirect"&gt;mesjid&lt;/a&gt;. Pada masa Mehmed II (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1444" title="1444"&gt;1444&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1446" title="1446"&gt;1446&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1451" title="1451"&gt;1451&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1481" title="1481"&gt;1481&lt;/a&gt;) dibuat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Menara" title="Menara"&gt;menara&lt;/a&gt; di selatan. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Selim_II" title="Selim II"&gt;Selim II&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1566" title="1566"&gt;1566&lt;/a&gt;-&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1574" title="1574"&gt;1574&lt;/a&gt;) membangun 2 menara dan mengubah bagian bangunan bercirikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja" title="Gereja"&gt;gereja&lt;/a&gt;. Termasuk mengganti tanda salib yang terpampang pada puncak kubah dengan hiasan bulan sabit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lantas selama hampir 500 tahun Hagia Sophia berfungsi sebagai &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mesjid" title="Mesjid" class="mw-redirect"&gt;mesjid&lt;/a&gt;. Patung, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Salib" title="Salib" class="mw-redirect"&gt;salib&lt;/a&gt;, dan lukisannya sudah dicopot atau ditutupi cat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Masa_.27Modern.27" id="Masa_.27Modern.27"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hagia_Sophia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=4" title="Sunting bagian: Masa 'Modern'"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Masa 'Modern'&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada tahun 1937, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mustafa_Kemal_Atat%C3%BCrk" title="Mustafa Kemal Atatürk"&gt;Mustafa Kemal Atatürk&lt;/a&gt; mengubah status Hagia Sophia menjadi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Museum" title="Museum"&gt;museum&lt;/a&gt;. Mulailah proyek "Pembongkaran Hagia Sophia". Beberapa bagian dinding dan langit-langit dikerok dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristen" title="Kristen" class="mw-redirect"&gt;Kristen&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak saat itu, Masjid Aya Sofya dijadikan salah satu objek wisata terkenal oleh pemerintah Turki di Istambul. Nilai sejarahnya tertutupi gaya arsitektur Bizantium yang indah mempesona.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tleft"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 182px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Hschristmosaic.jpg" class="image" title="Sebuah mozaik Yesus di Hagia Sophia"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/3/32/Hschristmosaic.jpg/180px-Hschristmosaic.jpg" class="thumbimage" border="0" width="180" height="222" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Hschristmosaic.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; Sebuah mozaik &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yesus" title="Yesus"&gt;Yesus&lt;/a&gt; di Hagia Sophia&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Surat-surat_di_Masjid_Hagia_Sophia" id="Surat-surat_di_Masjid_Hagia_Sophia"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h2&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hagia_Sophia&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=5" title="Sunting bagian: Surat-surat di Masjid Hagia Sophia"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Surat-surat di Masjid Hagia Sophia&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-6243997794529540947?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/6243997794529540947/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/masa-kekaisaran-bizantium-sampai-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/6243997794529540947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/6243997794529540947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/masa-kekaisaran-bizantium-sampai-tahun.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-9013267965935794429</id><published>2009-04-22T05:45:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T05:45:54.694-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt; &lt;p&gt;Menurut pernyataan intelijen, JI merupakan konfederasi beberapa kelompok Islam. Sekitar tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1969" title="1969"&gt;1969&lt;/a&gt;, dua orang, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abu_Bakar_Bashir" title="Abu Bakar Bashir" class="mw-redirect"&gt;Abu Bakar Bashir&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abdullah_Sungkar" title="Abdullah Sungkar"&gt;Abdullah Sungkar&lt;/a&gt;, dianggap melakukan operasi untuk mengembangkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Darul_Islam" title="Darul Islam" class="mw-redirect"&gt;Darul Islam&lt;/a&gt;, sebuah kelompok konservatif &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt;. Abdullah Sungkar sudah wafat, sedangkan Abu Bakar Bashir sendiri membantah keterlibatannya dengan JI dan menyatakan tidak tahu menahu tentang JI. Meskipun JI dituduh melakukan pemboman di hotel JW Mariot, Jakarta, keterkaitan Abu Bakar Bashir dengan aksi itu dinyatakan tidak terbukti oleh pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bashir dan kawan-kawannya mendirikan radio untuk menyampaikan pengajian di Indonesia. Bashir juga mendirikan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pesantren" title="Pesantren"&gt;pesantren&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jawa" title="Jawa"&gt;Jawa&lt;/a&gt;. Motto dari pesantren itu adalah, "Hidup mulia atau mati mendapat surga."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa peradilan, Bashir dijebloskan ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penjara" title="Penjara"&gt;penjara&lt;/a&gt; semasa pemerintahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Suharto" title="Suharto" class="mw-redirect"&gt;Suharto&lt;/a&gt; karena dianggap membahayakan dan hidup di penjara selama beberapa tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selepas dari penjara, Bashir melarikan diri ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt; di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1982" title="1982"&gt;1982&lt;/a&gt;. Dia menjadi guru mengaji di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt; dan mempunyai banyak pengikut di negeri itu. Saat inilah dia dianggap mendirikan Jemaah Islamiyah dan pengikutnya tersebar juga hingga ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura" title="Singapura"&gt;Singapura&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina" title="Filipina"&gt;Filipina&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota JI membuat dan menyebarkan pamflet, tapi tidak melakukan aksi teror. Bashir menyerukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jihad" title="Jihad"&gt;jihad&lt;/a&gt; tapi dia tidak mau melakukan aksi kekerasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut cerita intelijen, Bashir bertemu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Riduan_Isamuddin&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Riduan Isamuddin (halaman belum tersedia)"&gt;Riduan Isamuddin&lt;/a&gt;, atau Hambali di awal tahun 1990an di sebuah sekolah yang didirikan oleh Bashir. Bashir menjadi pemimpin politik dari organisasi itu sedangkan Hambali menjadi pemimpin militer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan pula bahwa Hambali menginginkan berdirinya kekalifahan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Islam" title="Islam"&gt;Islam&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara" title="Asia Tenggara"&gt;Asia Tenggara&lt;/a&gt;, meliputi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia"&gt;Indonesia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Malaysia" title="Malaysia"&gt;Malaysia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Singapura" title="Singapura"&gt;Singapura&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand" title="Thailand"&gt;Thailand&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Filipina" title="Filipina"&gt;Filipina&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Brunei" title="Brunei"&gt;Brunei&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kamboja" title="Kamboja"&gt;Kamboja&lt;/a&gt;. Negara seperti ini mempunyai penduduk sekitar 420 juta (menurut data dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CIA" title="CIA" class="mw-redirect"&gt;CIA&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/World_Factbook" title="World Factbook" class="mw-redirect"&gt;World Factbook&lt;/a&gt;). Negara seperti ini akan memegang kendali Laut Tiongkok Selatan yang merupakan jalur perkapalan besar dan menjadi pintu gerbang sebagian &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia" title="Asia"&gt;Asia&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Samudera_Hindia" title="Samudera Hindia" class="mw-redirect"&gt;Samudera Hindia&lt;/a&gt;. Negara seperti ini juga mempunyai ruang udara yang besar dan merupakan kekuatan dagang besar yang melibatkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/India" title="India"&gt;India&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afrika" title="Afrika"&gt;Afrika&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australia" title="Australia"&gt;Australia&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dinyatakan bahwa JI pertama kali melibatkan dirinya sebagai kelompok sel teror yang menyediakan dukungan keuangan dan logistik bagi operasi Al-Qaida di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Asia_Tenggara" title="Asia Tenggara"&gt;Asia Tenggara&lt;/a&gt;. Hambali mendirikan perusahaan yang bernama &lt;i&gt;Konsojaya&lt;/i&gt; untuk membantu pencucian uang guna mendukung rencana itu, termasuk mendukung &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Operasi_Bojinka&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Operasi Bojinka (halaman belum tersedia)"&gt;Operasi Bojinka&lt;/a&gt; yang gagal pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Januari" title="6 Januari"&gt;6 Januari&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1995" title="1995"&gt;1995&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bashir kembali ke Indonesia di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1998" title="1998"&gt;1998&lt;/a&gt;, ketika pemerintahan Suharto tumbang, dan secara terbuka menyerukan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jihad" title="Jihad"&gt;jihad&lt;/a&gt;. Sedangkan Hambali bergerak di bawah tanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2000" title="2000"&gt;2000&lt;/a&gt;, Hambali dianggap melakukan serangkaian pemboman ke gereja-gereja &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kristiani" title="Kristiani" class="mw-redirect"&gt;kristen&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut kesaksian seorang penerjemah di pengadilan, Pemerintah Amerika Serikat melalui duta besarnya, pernah meminta kepada pemerintahan Megawati untuk menangkap Bashir dan mengancam akan ada peristiwa jika hal itu tidak dilaksanakan. Megawati menolak karena tidak punya bukti untuk menangkap Bashir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika kemudian terjadi pemboman Bali, JI dituduh melakukan hal itu. Peristiwa lain yang dianggap dilakukan oleh JI adalah pengeboman &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hotel" title="Hotel"&gt;hotel&lt;/a&gt; Marriott di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta" class="mw-redirect"&gt;Jakarta&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bashir ditangkap polisi Indonesia dan mendapat hukuman karena dituduh menghasut dan memberi inspirasi bagi perbuatan teror.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun Bashir kembali di bebaskan karena tidak terbukti bersalah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hambali ditangkap di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Thailand" title="Thailand"&gt;Thailand&lt;/a&gt; pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/11_Agustus" title="11 Agustus"&gt;11 Agustus&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2003" title="2003"&gt;2003&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang pria kelahiran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Inggris" title="Inggris"&gt;Inggris&lt;/a&gt; berkebangsaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Australia" title="Australia"&gt;Australia&lt;/a&gt; bernama Jack Roche mengaku menjadi bagian dari rencana JI meledakkan kedutaan besar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Israel" title="Israel"&gt;Israel&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Canberra" title="Canberra"&gt;Canberra&lt;/a&gt;, Australia pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/28_Mei" title="28 Mei"&gt;28 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/2004" title="2004"&gt;2004&lt;/a&gt;. Dia dihukum 9 tahun penjara pada tanggal &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/31_Mei" title="31 Mei"&gt;31 Mei&lt;/a&gt;. Pria ini mengaku bertemu dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Osama_bin_Laden" title="Osama bin Laden" class="mw-redirect"&gt;Osama bin Laden&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Afghanistan" title="Afghanistan" class="mw-redirect"&gt;Afghanistan&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JI dicurigai melakukan pemboman di kedutaan besar Australia di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jakarta" title="Jakarta" class="mw-redirect"&gt;Jakarta&lt;/a&gt; pada tanggal 8 Sep 2004 yang menewaskan 11 orang Indonesia (tidak ada orang asing yang tewas) dan melukai lebih dari 160.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Jamaah_Islamiyah_wilayah_Asia_Tenggara" id="Jamaah_Islamiyah_wilayah_Asia_Tenggara"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Jemaah_Islamiyah&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=2" title="Sunting bagian: Jamaah Islamiyah wilayah Asia Tenggara"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Jamaah Islamiyah wilayah Asia Tenggara&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;p&gt;Struktur organisasi JI wilayah Asia Tenggara &lt;sup id="cite_ref-1" class="reference"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jemaah_Islamiyah#cite_note-1" title=""&gt;[2]&lt;/a&gt;&lt;/sup&gt;&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Zarkasih" title="Zarkasih"&gt;Zarkasih&lt;/a&gt; - Amir &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bidang Dakwah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bidang Tarbiyah&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bidahg Perbekalan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Abu_Dujana_%28Jemaah_Islamiyah%29" title="Abu Dujana (Jemaah Islamiyah)"&gt;Abu Dujana&lt;/a&gt; - Bidang Sariyah (militer) &lt;ul&gt;&lt;li&gt;Ishobah I - Solo&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ishobah II - Semarang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ishobah III - Surabaya&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ishobah IV - Jakarta&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-9013267965935794429?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/9013267965935794429/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/sejarah-menurut-pernyataan-intelijen-ji.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/9013267965935794429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/9013267965935794429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/sejarah-menurut-pernyataan-intelijen-ji.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-3487391783406495691</id><published>2009-04-22T04:34:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T04:34:50.573-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;h2&gt;&lt;a title="Nenek Obama Pun Nyaris Dimurtadkan" rel="bookmark" href="http://tidakmenarik.wordpress.com/2009/04/21/nenek-obama-pun-nyaris-dimurtadkan/"&gt;Nenek Obama Pun Nyaris Dimurtadkan&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt; &lt;div class="snap_preview"&gt; &lt;p&gt;&lt;!-- AddThis Button END --&gt; &lt;!-- reporter end--&gt; &lt;!-- contents lainnya start--&gt; &lt;!-- lainnya dalem start--&gt;&lt;/p&gt; &lt;div class="image_detail"&gt;&lt;img style="width: 325px;" src="http://www.republika.co.id/images/news/2009/04/20090421101206.jpg" alt="Nenek Obama Pun Nyaris Dimurtadkan" /&gt;BLOGSPOT.COM&lt;/div&gt; &lt;div id="detail_news_text"&gt; &lt;p&gt;Aksi pemurtadan terus mengancam umat Islam di berbagai belahan dunia. Biasanya, kalangan misionaris membidik umat Muslim yang berada di wilayah pelosok dan terpencil. Sabtu (18/4) lalu, sebuah gereja Protestan di Kenya–sebuah negara di Afrika Timur mencoba memurtadkan seorang nenek beragama Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nenek yang satu ini terbilang sangat istimewa. Ia adalah Sarah Obama (87), nenek tiri Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama. Akhir pekan lalu, Gereja Advent Hari Ketujuh yang terletak di sebelah barat Kota Kisumu mengundang Sarah Obama untuk hadir dalam sebuah pertemuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ternyata dalam pertemuan itu, Sarah Obama yang sudah berusia lanjut ini diduga hendak dibaptis dan diminta untuk pindah agama. Menurut salah seorang kerabatnya di perkampungan Kogelo, kampung halaman ayah Obama, Mama Sarah terkejut mendapat undangan dari gereja itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengetahui dirinya bakal dibaptis, Mama Sarah pun menolak undangan dari Gereja Advent Hari Ketujuh. Said Obama, saudara tiri Presiden Obama, menuturkan, pastor gereja itu telah melakukan pendekatan kepada Mama Sarah. Menurut Said Obama, sang pastor menyatakan bahwa Mama Sarah bisa menjadi seorang Kristiani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya pemurtadan yang akan dilakukan terhadap Mama Sarah oleh Gereja Advent Hari Ketujuh itu menuai reaksi keras dari kalangan umat Islam di negara berpenduduk 32 juta jiwa itu. Betapa tidak, Sarah telah menjelma menjadi seorang selebritas di Kenya, sejak cucunya yang kini menjadi presiden Amerika Serikat mengunjunginya pada 2006.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan, setelah sang cucu terpilih sebagai presiden AS berkulit hitam pertama, kampung halaman dan rumahnya telah menjadi tempat wisata. Para wisatawan pun berbondong-bondong mengunjungi Kampung Kogelo. Bulan lalu, Pemerintah Kenya telah menjadikan kampung itu sebagai kawasan bersejarah yang dilindungi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Majelis Ulama dan Imam Kenya mengecam rencana pemurtadan yang akan dilakukan Gereja Advent Hari Ketujuh terhadap Mama Sarah. Sekretaris Majelis Ulama dan Imam Kenya, Syekh Mohamed Khalifa, seperti dikutip kantor berita &lt;em&gt;AFP&lt;em&gt;, &lt;/em&gt;&lt;/em&gt;menilai upaya yang dilakukan pihak gereja itu sebagai bentuk provokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Saya menyesalkan upaya yang dilakukan pihak gereja yang memaksa Mama Sarah untuk berpindah agama,” papar Syekh Khalifa. ”Mengapa hanya dia?  Mengapa hal itu tak dilakukan sebelum Obama menjadi presiden? Apakah mereka melihatnya sebelum cucunya menjadi presiden? Kami siap melindungi agama kami,” tutur Syekh Khalifa menegaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, Mama Sarah terlahir sebagai seorang Muslim dan akan meninggal sebagai Muslim pula. ”Isu pemurtadan tak akan lagi terjadi di sini ataupun di sana,” ungkap Syekh Khalifa. Menurut Syekh Khalifa, tindakan gereja itu sebagai sebuah provokasi. ”Mereka tak memiliki izin dari Yesus untuk memurtadkan seseorang.” Syekh Khalifa pun menantang pihak gereja untuk menyebutkan ayat dalam Bible yang mengizinkan mereka untuk memurtadkan seseorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga ayah Presiden Obama di Kenya memang beragama Muslim. Tak heran, jika sekitar 11 persen rakyat Amerika Serikat (AS) masih menganggap Presiden yang benama lengkap Barack Husein Obama adalah seorang Muslim. Menurut hasil survei yang digelar Pew Research pada pertengahan Maret lalu, satu dari 10 penduduk negeri Paman Sam meyakini bahwa Obama sebagai pemeluk agama Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil survei yang melibatkan 1.308 responden itu sungguh menarik. Pasalnya, saat dilantik pada 20 Januari lalu, Obama disumpah dengan menggunakan Bible. Namun, publik AS masih berpikir bahwa Obama adalah seorang Muslim. Berdasarkan studi itu, satu dari lima penganut agama Protestan Evangelis meyakini bahwa Obama yang memiliki nama tengah bernuansa Islami itu sebagai seorang Muslim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang lebih mencengangkan, 17 persen pendukung Partai Republik juga berpendapat bahwa presiden berkulit hitam pertama di AS itu juga sebagai penganut Islam. Hanya sekitar 38 persen dari penganut Protestan Evangelis dan 46 persen pendukung Partai Republik yang meyakini bahwa Obama sebagai pemeluk agama Kristen. Sementara itu, sebanyak 55 persen pendukung Partai Demokrat berpendapat, Obama penganut Kristen.”Tujuh persen pendukung Demokrat meyakini bahwa Obama seorang Muslim,” ungkap Pew Research dalam laporannya, seperti dikutip ABC News, beberapa waktu lalu. heri ruslan/taq. ( REPUBLIKA ONLINE )&lt;/p&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-3487391783406495691?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/3487391783406495691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/nenek-obama-pun-nyaris-dimurtadkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/3487391783406495691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/3487391783406495691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/nenek-obama-pun-nyaris-dimurtadkan.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-4989867862517203631</id><published>2009-04-22T04:11:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T04:11:10.984-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2&gt;&lt;a href="http://zylvie.wordpress.com/2008/09/15/curhat/"&gt;Curhat&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;                                  &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;Kemarin secara nggak sengaja gue nguping obrolan pegawai gue di butik. Mereka ternyata lagi ngomongin gue, mereka beranggapan hidup gue enak banget. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya gue dengar ada orang yang menganggap hidup gue enak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup gue emang enak, kalau kalian cuma melihat gue dari CRV atau Mercy yang gue kendarai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup gue emang enak, kalau kalian cuma melihat gue dari credit card almost unlimited yang gue punya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup gue emang enak, kalau kalian cuma melihat gue dari rumah dan apartment yang gue tinggali di Bandung dan Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup gue emang enak, kalau kalian cuma melihat gue dari paspor gue yang penuh cap luar negerinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup gue emang enak, kalau kalian cuma melihat gue dari koleksi Zara, Marc Jacobs, Seven, Guess, dan sederet fashion bermerk lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidup gue emang enak, kalau kalian cuma melihat segalanya dari segi materi dan finansial yang gue punya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi… coba kalian pikir-pikir lagi deh!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak kalau nggak punya banyak teman dekat karena selalu pindah-pindah tempat, berpindah hidup dari satu negara ke negara lainnya yang akibatnya nggak pernah ada teman yang benar-benar dekat karena nggak pernah ada cukup waktu dan jarak untuk lebih dekat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak kalau dari kecil terbiasa untuk nggak gampang percaya sama orang, untuk aware sama setiap orang?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak kalau orang kebanyakan under estimate gue, beranggapan kalau gue ini cuma anak manja yang bisanya sembunyi di balik ketiak orang tua?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak kalau dari lahir udah dibebani setumpuk hal, mulai dari manner sampai bisnis keluarga yang harus dijalankan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak kalau harus terpisah jauh dari orang tua?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak kalau berulang kali ditinggalkan oleh lelaki dengan alasan yang sama, alasan karena gue KAYA dan dia nggak SEKAYA gue?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang enak hidup kayak gue?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Last…, I don’t mean to complain about my life, I just want you to know me better, just want you to know that it’s not easy to be.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cause I’m only human, a normal human &lt;img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif" alt=";)" class="wp-smiley" /&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;And I thank God cause I have &lt;a href="http://bluestockin.wordpress.com/"&gt;her&lt;/a&gt; as my besta.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-4989867862517203631?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/4989867862517203631/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/curhat-kemarin-secara-nggak-sengaja-gue.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/4989867862517203631'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/4989867862517203631'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/curhat-kemarin-secara-nggak-sengaja-gue.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-8348346742917975138</id><published>2009-04-22T03:43:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T03:43:11.415-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3 class="storytitle" id="post-31"&gt;&lt;a href="http://prithakhalida.com/2008/08/28/mrs-clean/" rel="bookmark" title="Mrs. Clean"&gt;     Mrs. Clean    &lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;   &lt;div class="autor"&gt;Posted by      Pritha Khalida    in      &lt;a href="http://prithakhalida.com/category/cerpen/" title="View all posts in Cerpen" rel="category tag"&gt;Cerpen&lt;/a&gt;      &lt;/div&gt;   &lt;div class="storycontent"&gt;      &lt;p&gt;                                                                                                       &lt;strong&gt;   Pritha Khalida&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yaah, memang sudah berdebu. Sekali lagi kupandangi teralis yang memagari jendela kamarku. Aku jadi teringat reaksi suamiku semalam saat melihatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bunda, besok ada acara enggak?” tanyanya lembut, yang segera kujawab dengan gelengan kepala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ayah mau ngajak jalan-jalan kemana memang?” hatiku mendadak berbunga-bunga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tolong sempatkan mengelap teralis, ya?” Ia berbicara, tepatnya memintaku dengan gayanya yang khas, lembut, datar namun tegas. Aku memonyongkan bibir,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kirain mau ngajak pergi…”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hmm, gini deh. Kalau besok enggak ada pekerjaan mendadak di kantor, kita makan sate kambing Pak Atam, mau?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Asyiiik! Betul, Yah? Mauuuu!!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Nah gitu dong, jangan manyun. Begini kan lebih cantik…” ujar suamiku sambil menarik hidungku. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan kini, aku sudah siap dengan sebuah lap dan cairan pembersih. Setiap senti teralis mulai kubersihkan sampai mengilap. Fiuhh, ternyata kacanya juga sudah lumayan kotor. Aku pun segera mengambil lap lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Andra, udah mama bilang jangan main tanah terus! Kotor, tauu!!” dari balik kaca kulihat Mbak Anik – tetangga seberang – sedang menjawil tangan anaknya yang baru berumur empat tahun itu dan membawanya masuk. Teriakan Mbak Anik tak lama kemudian disusul oleh suara kecil nan nyaring,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tapi kan Anda mau bikin gedung, kayak papa.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Iya, tapi jangan pakai tanah! Kamu tau enggak kalau di tanah itu banyak cacing! Gimana nanti kalau termakan?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tapi kan tanahnya enggak Anda makan.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Selain cacing, juga banyak bakteri dan virus!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Baktei dan viyus itu apa?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hewan-hewan yang sangat keciiil sampai enggak kelihatan, tapi bisa menularkan penyakit sama kamu. Mau?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Brak! Pintu rumah depan ditutup. Membuatku tersadar untuk kembali pada pekerjaanku semula. Tapi eh, ternyata sudah bersih. Hmm, kurasa inilah bukti bahwa perempuan memang memiliki kemampuan membagi perhatian, he he he!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tercium aroma harum dari dapur. Ah, itu pasti dari sup ayam di dalam panci. Kulihat jam dinding menunjukkan pukul lima kurang seperempat. Sebentar lagi suamiku pulang. Aku bergegas mengambil handuk. Ya, aku selalu ingin tampil cantik setiap menyambutnya pulang kantor. Namun, baru saja aku menyalakan kran air untuk memenuhi kamar mandi,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jeng Fitra…” suara itu terdengar, disusul ketukan pintu yang tampak seperti orang terburu-buru.  Mbak Anik! Ada apa, ya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya, mbak?” aku melihat wajahnya pucat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Punya Dettol?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Enggak. Untuk apa?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ya bikin air bak jernih, dong! Masa buat diminum?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Emmh, saya enggak pakai tuh, Mbak.” &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Enggak pernah pakai?? Serius?? Waduuuh, jeng Fitra ini gimana, sih??”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suara Mbak Anik terdengar panik seakan ucapanku barusan mengenai ‘tidak-pernah-pakai-dettol’ adalah sebuah kesalahan besar yang akan berakibat amat fatal bagi kesejahteraan umat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Tapi, bukannya air di kompleks kita ini sudah bening? Jadi saya pikir, enggak perlu.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Owalaahhh… Kuman dan bakteri itu mengancam di setiap sudut rumah lho, jeng! Kalau enggak hati-hati, kita bisa terkena berbagai wabah penyakit! Pasti jeng belum baca Koran hari ini. Puluhan balita terkena penyakit kulit karena sanitasi yang buruk! Waspada, jeng! Waspada!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku hanya tersenyum. Enggan rasanya membela diri. Perkataan defensif kurasa hanya akan menggali segala bentuk fakta dan pemikiran yang lebih panjang dari wanita berambut ikal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ah ya sudah, aku ke supermarket depan kompleks saja dulu. Tadinya kupikir jeng Fitra punya, jadi bisa kupinjam dulu untuk mandi sore ini.” Mbak Anik pun meninggalkanku dengan wajah kusut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam harinya suamiku memenuhi janjinya. Ia mengajakku makan sate kambing Pak Atam, setelah sebelumnya menyingkap tirai dan memuji hasil kerjaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedai sate saat itu tampak tak terlalu penuh. Kami mendapatkan tempat yang bagus, di sebelah pojok dekat tangga. Aku sedikit bernostalgia. Dulu waktu masih kuliah (aku dan suamiku kuliah di universitas yang sama, namun beda jurusan), kami acapkali makan di sini dengan sistem ‘traktir gantian’, tergantung siapa yang baru dapat transfer uang saku atau gaji magang sana-sini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jeng Fitraaa!” aku menoleh. Mbak Anik baru saja memasuki kedai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sebentar ya, saya pesan dulu!” Ujar Mbak Anik. Seorang pelayan mengantarkan dua gelas teh hangat ke meja kami. Mas Dito-suami Mbak Anik dan Andro tampak sedang mencari tempat duduk yang kosong. Suamiku melambaikan tangan pada Mas Dito, menunjukkan bahwa meja di sebelah kami masih kosong. Pembicaraan khas bapak-bapak pun terdengar di telingaku. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daripada diam, aku pun mencoba mengajak Andra mengobrol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hai Andra, sudah kelas berapa sekarang?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Nol kecil, tante!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Woow! Sudah belajar apa saja di sekolah?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Belajar Iqra!” Andra tampak diam sesaat, lalu meneruskan omongannya, “Anda udah hafal surat Al Fatihah sama Al Ikhlas lho Tante Fita…” ucapnya cadel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Anak pintar!” pujiku sambil mengelus kepalanya yang ditumbuhi rambut ikal nan tebal seperti ibunya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sate pesanan kami tiba. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Makan, Mas?” suamiku menawari Mas Dito.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku mengalihkan perhatian pada Mbak Anik, penasaran mengapa sudah selama ini ia belum bergabung juga dengan kami? Tampak Mbak Anik masih berdiri di samping pengipas sate. Entah apa yang ia bicarakan, namun kulihat pengipas sate itu sibuk memindahkan tempat pembakaran sate agak meminggir. Mbak Anik mengawasinya dengan seksama. Aku melambaikan tangan padanya sebelum memakan sate yang mengepul di hadapanku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kok lama, mbak?” tanyaku saat Mbak Anik menghampiri keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Heran deh, Jeng… Kok tukang sate itu meletakkan pembakarannya menjorok ke jalan, ya?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Yaa, biar asapnya enggak memenuhi kedai.” Jawabku sekenanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Iya siih, tapi coba bayangkan berapa banyak mobil dan motor yang lalu-lalang di jalan ini? Apa enggak takut kena polusi? Asap dari knalpot kendaraan bermotor itu kan terhisap saja sudah enggak baik, apalagi kalau menempel ke sate yang kita makan!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mbak Anik duduk, “Makanya tadi aku suruh aja pelayannya memajukan pembakaran ke samping kedai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lho, apa enggak mengganggu toko di sebelahnya?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ah di sebelahnya itu kan minimarket waralaba, tertutup pintu kaca dan ber-AC pula, jadi ya enggak apa-apa lah.” Ia menukas. Aku meneruskan makan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Minta kobokan enam, ya. Untuk cuci tangan sebelum makan dan sesudah makan. Jangan lupa setiap kobokan diberi jeruk nipis.” Pinta Mbak Anik pada pelayan yang mengantarkan satenya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Itu jeruknya di meja, bu.” Tunjuknya dengan sopan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aduuh, sampeyan itu gimana?? Yang itu sudah berserakan begitu, pasti ada yang bekas pakai orang lain. Saya mau yang baru. Ada, kan? Jangan lupa dicuci dulu yaa…” Mbak Anik mencecar pelayan bertubuh pendek di depannya, yang hanya bisa manggut-manggut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dia memang begitu.” Jawabku ketika suamiku menanyakan perihal Mbak Anik tadi di kedai sate. Aku meneruskan membersihkan muka dengan susu pembersih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oya? Repot amat?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ih, ayah enggak tahu, ya? Tadi sore aja dia nyalahin bunda waktu mau minta dettol, sementara dia tahu kalau bunda enggak pakai produk itu. Bunda dikira enggak waspada sama kesehatan!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lah dia sendiri, waspada kok minta?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Enggak ngerti. Lebay deh!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Hah?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lebay! Berlebihan…”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Akh, bunda ini bisa saja.” Katanya sambil menarik selimut hingga sebatas perutnya. Tak lama kemudian terdengar dengkur halusnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aduuuh, ini tukang sampah kemana, sih?? Percuma tiap bulan bayar iuran sampah kalau sampahnya menumpuk begini!” &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jam setengah tujuh pagi aku mendengar pekikan Mbak Anik dari depan rumah. Kulihat dari jendela, ia tampak berkacak pinggang dengan raut muka yang sudah ditekuk sepuluh. Beberapa ibu-ibu yang melewatinya tersenyum padanya. Ada yang asal lewat, ada pula yang menyempatkan untuk mendengarkan keluhan Mbak Anik. Tadinya aku sama sekali tak berminat untuk bergabung, seandainya saja si Apin-tukang sayur langgananku tidak meneriakkan dagangannya. Teringat bahwa hari ini mau masak capcay, maka aku pun segera keluar rumah. Pemuda belasan tahun itu sudah menghentikan gerobaknya di depan rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jeng Fitra, lihat nih… Tukang sampah hari ini absen!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sakit kali, Mbak. Pak Rusdi kan memang sudah tua.” Ucapku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Aduh, kalau memang sakit mbok ya profesional sama pekerjaan. Dilimpahkan ke orang lain, kek. Kalau begini kan merugikan kita-kita, warga kompleks sini. Iya nggak?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku menumpuk wortel di atas kol dan sawi. Apin memasukkan satu persatu sayuran yang kubeli ke dalam plastik hitam. Kutatap Mbak Anik,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Baru hari ini kan, Mbak? Tunggu saja sampai besok atau lusa. Kalau masih enggak datang, baru kita lapor sama RT.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Lusa? Kelamaan! Bisa-bisa kita keburu kena penyakit pes!”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Bukannya penyakit pes itu disebarkan oleh tikus, Mbak?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Oh…eh…Yaa, apa lah namanya… Pokoknya pasti banyak penyakit yang akan timbul kalau sampah menggunung!” katanya dengan geram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari minggu sore. Aku dan suamiku baru saja pulang dari berakhir pekan di rumah Mama. Sementara kusiapkan teh susu favoritnya, terdengar ketukan di pintu. Suamiku membukakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Assalamualaykum, Bu Fitra ada?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Alaikum salam. Eh Bu Tanti… Ada tuh di belakang. Silahkan duduk.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Ah nggak usah, Pak. Saya buru-buru, mau ke rumah sakit. Itu sudah ditunggu ibu-ibu. Saya kesini cuma mau ngajak Bu Fitra, barangkali mau ikut menjenguk Bu Anik.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Memang Mbak Anik sakit apa, Bu?” tanyaku sambil meletakkan teh susu di meja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Sekujur tubuhnya terbakar.”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Haah?? Kenapa??” aku terkejut mendengarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Si Apin yang lihat. Katanya waktu dia lewat kemarin, Bu Anik lagi bakar sampah di depan rumahnya. Beberapa menit kemudian saat si Apin menjajakan dagangannya di RT sebelah, terdengar teriakan Bu Anik. Rupanya api membesar dengan cepat dan Bu Anik sepertinya enggak sempat menjauh dari tempat sampah.” &lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Astaghfirullah…” aku menggumam. “Ya sudah kalau begitu tunggu sebentar ya… Saya ikut! Eh, boleh kan, Yah?” aku menengok pada suamiku, yang menjawab dengan anggukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sebuah ruangan kelas dua rumah sakit Hasan Sadikin, kulihat Mbak Anik terbaring. Badannya yang sebelah kanan terbakar, tampak kulitnya mengelupas. Kontras sekali dengan kulit putih yang masih menyelimuti bagian kiri badannya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku tersenyum padanya, juga pada Mas Dito yang tampaknya sudah melewatkan tidur malamnya demi menjagai istrinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jeng Fitra…” ucapnya lemah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Psst… Sudah enggak usah banyak bicara dulu, Mbak. Gimana keadaannya, Mas?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Dokter sudah memberinya salep dan obat-obatan lain.” Jawab Mas Dito. Sementara ibu-ibu silih berganti menghampiri Mbak Anik, aku menghampiri Andra yang tertidur di sofa di pojok kamar. Mas Dito membetulkan jaket yang menyelimutinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Kok bisa sampai begitu, Mas?”&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Anik kurang sabar menunggu tukang sampah. Kemarin pagi saat saya masih tidur, Anik rupanya nekat membakar sendiri sampah di depan rumah. Tidak tahunya di tumpukan sampah itu ada botol cairan pembasmi nyamuk yang masih ada isinya. Begitu tersulut api, yaa meledak!” aku dan beberapa ibu yang menyimak keterangan Mas Dito mengangguk-angguk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jam besuk sudah habis. Kami berpamitan pada Mbak Anik. Saat tiba giliranku, aku mendekatinya dan menyentuh tangannya,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Jeng… jangan!” suaranya parau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Eh, maaf… Sakit ya, Mbak?” Mbak Anik menggeleng. Aku keheranan dibuatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;“Salepnya masih basah. Habis ini langsung cuci tangan pakai sabun antiseptik ya. Nanti termakan…” senyum menghiasi bibirnya yang pucat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aku tersenyum. Ah Mbak Anik… Mbak Anik… Mrs. Clean yang satu ini memang selalu waspada &lt;/p&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-8348346742917975138?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/8348346742917975138/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/mrs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/8348346742917975138'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/8348346742917975138'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/mrs.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9026818491785655421.post-1110214627415101981</id><published>2009-04-22T03:34:00.001-07:00</published><updated>2009-04-22T03:34:59.182-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h3&gt;&lt;span class="mw-headline"&gt;Masa muda dan universitas&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Einstein dilahirkan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ulm" title="Ulm"&gt;Ulm&lt;/a&gt; di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/W%C3%BCrttemberg" title="Württemberg" class="mw-redirect"&gt;Württemberg&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jerman" title="Jerman"&gt;Jerman&lt;/a&gt;; sekitar 100 km sebelah timur &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Stuttgart" title="Stuttgart"&gt;Stuttgart&lt;/a&gt;. Bapaknya bernama &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Hermann_Einstein&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Hermann Einstein (halaman belum tersedia)"&gt;Hermann Einstein&lt;/a&gt;, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elektrokimia" title="Elektrokimia"&gt;elektrokimia&lt;/a&gt;, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Yahudi" title="Yahudi"&gt;Yahudi&lt;/a&gt;; Albert disekolahkan di &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sekolah_Katholik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sekolah Katholik (halaman belum tersedia)"&gt;sekolah Katholik&lt;/a&gt; dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biola" title="Biola"&gt;biola&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada umur lima tahun, ayahnya menunjukkan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kompas" title="Kompas"&gt;kompas&lt;/a&gt; kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang "kosong" ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Model_%28fisika%29&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Model (fisika) (halaman belum tersedia)"&gt;model&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mekanika_klasik" title="Mekanika klasik"&gt;alat mekanik&lt;/a&gt; sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Dyslexia" title="Dyslexia" class="mw-redirect"&gt;dyslexia&lt;/a&gt;, sifat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemalu&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pemalu (halaman belum tersedia)"&gt;pemalu&lt;/a&gt;, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Otak" title="Otak"&gt;otaknya&lt;/a&gt; (diteliti setelah kematiannya). Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sindrom_Asperger" title="Sindrom Asperger"&gt;Sindrom Asperger&lt;/a&gt;, sebuah kondisi yang berhubungan dengan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Autisme" title="Autisme"&gt;autisme&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Einstein mulai belajar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matematika" title="Matematika"&gt;matematika&lt;/a&gt; pada umur dua belas tahun. Ada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gosip" title="Gosip"&gt;gosip&lt;/a&gt; bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1894" title="1894"&gt;1894&lt;/a&gt;, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Munich" title="Munich" class="mw-redirect"&gt;Munich&lt;/a&gt; ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pavia" title="Pavia"&gt;Pavia&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Italia" title="Italia"&gt;Italia&lt;/a&gt; (dekat kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Milan" title="Milan"&gt;Milan&lt;/a&gt;). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/ETH_Zurich" title="ETH Zurich" class="mw-redirect"&gt;Eidgenössische Technische Hochschule&lt;/a&gt;&lt;/i&gt; (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur dia oleh keluarganya dikirim ke &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Aarau" title="Aarau"&gt;Aarau&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Swiss" title="Swiss"&gt;Swiss&lt;/a&gt;, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1896" title="1896"&gt;1896&lt;/a&gt;, Einstein beberapa kali mendaftar di &lt;i&gt;Eidgenössische Technische Hochschule&lt;/i&gt;. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/W%C3%BCrttemberg" title="Württemberg" class="mw-redirect"&gt;Württemberg&lt;/a&gt;, dan menjadi tak bekewarganegaraan.&lt;/p&gt; &lt;div class="thumb tleft"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 252px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Einsteinhaus4.jpg" class="image" title="'Einsteinhaus' di kota Bern di mana Einstein dan Mileva tinggal (di lantai 1) pada masa Annus Mirabilis"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/b/b7/Einsteinhaus4.jpg/250px-Einsteinhaus4.jpg" class="thumbimage" border="0" width="250" height="333" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt; &lt;div class="magnify"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Einsteinhaus4.jpg" class="internal" title="Perbesar"&gt;&lt;img src="http://id.wikipedia.org/skins-1.5/common/images/magnify-clip.png" alt="" width="15" height="11" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt; 'Einsteinhaus' di kota &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bern" title="Bern"&gt;Bern&lt;/a&gt; di mana Einstein dan Mileva tinggal (di lantai 1) pada masa &lt;i&gt;Annus Mirabilis&lt;/i&gt;&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1898" title="1898"&gt;1898&lt;/a&gt;, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mileva_Maric" title="Mileva Maric"&gt;Mileva Marić&lt;/a&gt;, seorang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Serbia" title="Serbia"&gt;Serbia&lt;/a&gt; yang merupakan teman kelasnya (juga teman &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Nikola_Tesla" title="Nikola Tesla"&gt;Nikola Tesla&lt;/a&gt;). Pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1900" title="1900"&gt;1900&lt;/a&gt;, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh &lt;i&gt;Eidgenössische Technische Hochschule&lt;/i&gt; dan diterima sebagai warga negar Swiss pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1901" title="1901"&gt;1901&lt;/a&gt;. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1902" title="1902"&gt;1902&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lieserl_Einstein" title="Lieserl Einstein"&gt;Lieserl Einstein&lt;/a&gt;, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Kerja_dan_Gelar_Doktor" id="Kerja_dan_Gelar_Doktor"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h3&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Albert_Einstein&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=3" title="Sunting bagian: Kerja dan Gelar Doktor"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Kerja dan Gelar Doktor&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt; &lt;p&gt;Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1902" title="1902"&gt;1902&lt;/a&gt;. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penemu" title="Penemu"&gt;penemu&lt;/a&gt; untuk alat yang memerlukan pengetahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana "menjelaskan dirinya secara benar". Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Einstein menikahi Mileva pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/6_Januari" title="6 Januari"&gt;6 Januari&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1903" title="1903"&gt;1903&lt;/a&gt;. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/14_Mei" title="14 Mei"&gt;14 Mei&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1904" title="1904"&gt;1904&lt;/a&gt;, anak pertama dari pasangan ini, &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hans_Albert_Einstein" title="Hans Albert Einstein"&gt;Hans Albert Einstein&lt;/a&gt;, lahir. Pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1904" title="1904"&gt;1904&lt;/a&gt;, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Doktor_Filosofi" title="Doktor Filosofi" class="mw-redirect"&gt;doktor&lt;/a&gt; setelah menyerahkan thesis "&lt;i&gt;Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen&lt;/i&gt;" ("&lt;i&gt;On a new determination of molecular dimensions&lt;/i&gt;") pada tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1905" title="1905"&gt;1905&lt;/a&gt; dari Universitas &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Z%C3%BCrich" title="Zürich"&gt;Zürich&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sastra_sains&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Sastra sains (halaman belum tersedia)"&gt;sastra sains&lt;/a&gt; yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gerak_Brownian&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gerak Brownian (halaman belum tersedia)"&gt;gerak Brownian&lt;/a&gt;), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Efek_fotolistrik" title="Efek fotolistrik"&gt;efek fotolistrik&lt;/a&gt;, dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Relativitas_khusus" title="Relativitas khusus"&gt;relativitas khusus&lt;/a&gt;) pantas mendapat &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Penghargaan_Nobel" title="Penghargaan Nobel"&gt;Penghargaan Nobel&lt;/a&gt;. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ironi" title="Ironi"&gt;ironi&lt;/a&gt;, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke "&lt;i&gt;Annalen der Physik&lt;/i&gt;". Mereka biasanya ditujukan kepada "&lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Annus_Mirabilis_Papers&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Annus Mirabilis Papers (halaman belum tersedia)"&gt;Annus Mirabilis Papers&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;" (dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Latin" title="Latin"&gt;Latin&lt;/a&gt;: &lt;i&gt;Tahun luar biasa&lt;/i&gt;). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=IUPAP&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="IUPAP (halaman belum tersedia)"&gt;IUPAP&lt;/a&gt;) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1905" title="1905"&gt;1905&lt;/a&gt; sebagai Tahun Fisika 2005.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Gerakan_Brown" id="Gerakan_Brown"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;h4&gt;&lt;span class="editsection"&gt;[&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Albert_Einstein&amp;amp;action=edit&amp;amp;section=4" title="Sunting bagian: Gerakan Brown"&gt;sunting&lt;/a&gt;]&lt;/span&gt; &lt;span class="mw-headline"&gt;Gerakan Brown&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt; &lt;div class="thumb tright"&gt; &lt;div class="thumbinner" style="width: 199px;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Einstein_patentoffice-1-.jpg" class="image" title="Albert Einstein, 1905"&gt;&lt;img alt="" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/3/3a/Einstein_patentoffice-1-.jpg" class="thumbimage" border="0" width="197" height="294" /&gt;&lt;/a&gt; &lt;div class="thumbcaption"&gt;Albert Einstein, 1905&lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt; &lt;p&gt;Di artikel pertamanya di tahun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1905" title="1905"&gt;1905&lt;/a&gt; bernama "&lt;i&gt;On the Motion—Required by the Molecular Kinetic Theory of Heat—of Small Particles Suspended in a Stationary Liquid&lt;/i&gt;", mencakup penelitian tentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gerakan_Brownian&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Gerakan Brownian (halaman belum tersedia)"&gt;gerakan Brownian&lt;/a&gt;. Menggunakan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teori_kinetik&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Teori kinetik (halaman belum tersedia)"&gt;teori kinetik&lt;/a&gt; cairan yang pada saat itu kontroversial, dia menetapkan bahwa fenomena, yang masih kurang penjelasan yang memuaskan setelah beberapa dekade setelah ia pertama kali diamati, memberikan bukti empirik (atas dasar pengamatan dan eksperimen) kenyataan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Atom" title="Atom"&gt;atom&lt;/a&gt;. Dan juga meminjamkan keyakinan pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mekanika_statistika" title="Mekanika statistika"&gt;mekanika statistika&lt;/a&gt;, yang pada saat itu juga kontroversial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum thesis ini, atom dikenal sebagai konsep yang berguna, tetapi fisikawan dan kimiawan berdebat dengan sengit apakah atom itu benar-benar suatu benda yang nyata. Diskusi statistik Einstein tentang kelakuan atom memberikan pelaku eksperimen sebuah cara untuk menghitung atom hanya dengan melihat melalui mikroskop biasa. &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wilhelm_Ostwald&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Wilhelm Ostwald (halaman belum tersedia)"&gt;Wilhelm Ostwald&lt;/a&gt;, seorang pemimpin sekolah anti-atom, kemudian memberitahu &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arnold_Sommerfeld&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Arnold Sommerfeld (halaman belum tersedia)"&gt;Arnold Sommerfeld&lt;/a&gt; bahwa ia telah berkonversi kepada penjelasan komplit Einstein tentang gerakan Brown.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;a name="Pranala_luar" id="Pranala_luar"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9026818491785655421-1110214627415101981?l=muhammadisizrail.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/feeds/1110214627415101981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/masa-muda-dan-universitas-einstein.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/1110214627415101981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9026818491785655421/posts/default/1110214627415101981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://muhammadisizrail.blogspot.com/2009/04/masa-muda-dan-universitas-einstein.html' title=''/><author><name>Muhammad is Izrail</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01502767830241845802</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
